KKN Universitas Hamzanwadi 2026
Dari Bakti Lingkungan hingga Penguatan Kapasitas Digital: Mahasiswa KKN Gelar Jumat Bersih dan Pelatihan SID
Kembang Kuning, 8 Mei 2026 – Menutup hari kerja di pekan pertama masa pengabdian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kembang Kuning menunjukkan dedikasi ganda pada Jumat (8/5). Hari kelima ini diisi dengan perpaduan aktivitas fisik yang berorientasi pada pelestarian lingkungan di pagi hari, serta peningkatan kapasitas intelektual terkait administrasi pemerintahan desa pada malam harinya.
Memanfaatkan momentum hari Jumat yang identik dengan kegiatan kerja bakti, para mahasiswa memprakarsai kegiatan "Jumat Bersih" sejak pagi hari. Titik fokus pembersihan kali ini dipusatkan di fasilitas publik kebanggaan desa, yakni Rest Area Kembang Kuning.
Dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu lidi, tempat sampah, dan sabit, para mahasiswa menyisir area sekitar untuk membersihkan sampah plastik, mencabut rumput liar, serta menata ulang fasilitas yang ada agar tampak lebih rapi.
Mengingat Desa Kembang Kuning memiliki potensi pariwisata yang terus berkembang, kebersihan rest area menjadi etalase penting yang memengaruhi kenyamanan para pengunjung maupun warga lokal yang melintas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kampanye sadar lingkungan yang digaungkan oleh mahasiswa KKN.Mengingat Desa Kembang Kuning memiliki potensi pariwisata yang terus berkembang, kebersihan rest area menjadi etalase penting yang memengaruhi kenyamanan para pengunjung maupun warga lokal yang melintas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kampanye sadar lingkungan yang digaungkan oleh mahasiswa KKN.
Setelah merampungkan bakti lingkungan dan beristirahat sejenak pada sore hari, rutinitas pengabdian tidak lantas berhenti. Pada malam harinya, fokus mahasiswa beralih dari kerja fisik ke kerja strategis melalui agenda pendalaman dan bimbingan teknis Sistem Informasi Desa (SID).
Kegiatan bimbingan ini terasa sangat spesial karena difasilitasi dan diajarkan secara langsung oleh ahli di bidangnya, yakni Bapak Ardi, yang menjabat sebagai Kepala Urusan Tata Usaha (TU) Kantor Desa Kembang Kuning. Bertempat di suasana yang santai namun serius, Pak Ardi memaparkan secara komprehensif mengenai arsitektur data SID, fungsi input data kependudukan, hingga pengelolaan informasi publik desa.
Bagi mahasiswa, sesi malam ini menjadi transfer ilmu yang sangat krusial. Selain membantu tugas perangkat desa dalam merapikan data warga, penguasaan SID ini membekali mahasiswa dengan keterampilan tata kelola administrasi digital yang modern. Diskusi interaktif yang terbangun antara Pak Ardi dan mahasiswa membuktikan adanya sinergi yang sangat baik antara aparat pemerintahan desa dan civitas akademika dalam mewujudkan Desa Kembang Kuning yang melek teknologi.