KKN Universitas Hamzanwadi 2026
Konsistensi Pengabdian di Hari Ke-9: KKN Kawal Posyandu Gubuk Baru, Tuntaskan Pemasangan APBDes, dan Rawat Silaturahmi Lewat Senam
Kembang Kuning, 12 Mei 2026 – Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), semangat pengabdian mahasiswa Kelompok 6 di Desa Kembang Kuning tidak menunjukkan kata surut. Pada Selasa (12/5), rutinitas kegiatan kembali bergulir dengan menyasar tiga aspek krusial secara berurutan: kesehatan masyarakat, transparansi pemerintahan, dan kebugaran serta keakraban sosial.
Mengawali hari, fokus mahasiswa langsung tertuju pada sektor kesehatan masyarakat. Tim KKN kembali diterjunkan untuk mendampingi para kader kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu rutin, yang kali ini dipusatkan di Dusun Gubuk Baru.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa turut ambil bagian secara proaktif dalam sistem pelayanan dasar, mulai dari pencatatan di meja pendaftaran, pengukuran tinggi dan berat badan balita, hingga membantu kader dalam memberikan penyuluhan gizi dasar. Keterlibatan berkesinambungan di berbagai dusun ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa KKN dalam mendukung penuh program pemerintah desa untuk menekan angka stunting dan memastikan kualitas tumbuh kembang anak secara merata.
Beranjak siang, agenda dilanjutkan dengan menyelesaikan program kerja fisik yang berkolaborasi dengan perangkat desa. Mahasiswa kembali turun tangan untuk melanjutkan dan merampungkan pemasangan banner Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 di titik strategis yang belum terselesaikan pada hari sebelumnya.
Pemasangan banner APBDes bukan semata-mata memajang informasi, melainkan medium krusial untuk menegakkan transparansi birokrasi. Dengan terpampangnya rincian anggaran secara jelas, mahasiswa KKN turut serta mengawal terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan memberikan akses keterbukaan informasi yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kembang Kuning.
Pemasangan banner APBDes bukan semata-mata memajang informasi, melainkan medium krusial untuk menegakkan transparansi birokrasi. Dengan terpampangnya rincian anggaran secara jelas, mahasiswa KKN turut serta mengawal terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan memberikan akses keterbukaan informasi yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kembang Kuning.
Setelah menuntaskan serangkaian kegiatan yang menguras tenaga dan pikiran sejak pagi hingga siang hari, ritme kegiatan dikendurkan menjadi lebih cair pada sore harinya. Menjaga tradisi keakraban yang telah terbangun manis, mahasiswa KKN kembali menggelar kegiatan senam sore bersama Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kembang Kuning.
Berlangsung di area terbuka, senam ini dipenuhi dengan antusiasme, iringan musik yang energik, serta gelak tawa dari warga dan mahasiswa. Kegiatan rutin ini terbukti menjadi instrumen pendekatan sosial (social approach) yang paling efektif. Melalui senam bersama, rasa lelah berganti menjadi energi positif yang mempererat jalinan emosional antara mahasiswa pendatang dengan warga lokal, memastikan bahwa setiap program kerja ke depan akan selalu mendapat dukungan penuh dari masyarakat.